Biologi Nyamuk

  1. Terdiri dari banyak spesies
  2. Menyukai area yang hangat, gelap dan berair
  3. Perkembangbiakan cepat
  4. Pada dasarnya menghisap nektar tanaman
  5. Hanya betina yang menghisap darah
  6. Menyukai suhu tubuh dan gas CO2 yang dikeluarkan oleh manusia
  7. Masa hidup singkat
  8. Vektor penyakit seperti malaria, demam berdarah ataupun kaki gajah
  9. Keberadaannya mengganggu manusia

Siklus Hidup

  1. Metamorfosis sempurna: telur-larva-pupa-imago
  2. Umur telur 3-4 hari, larva 5-6 hari, pupa 1-2 hari
  3. Telur-pupa di dalam air
    usia betina 20 – 40 hari dan jantan 7 – 10 hari

Jenis - Jenis Nyamuk

Anopheles spp.

Aedes aegypti

Culex quinquefasciatus

Culex quinquefasciatus

  1. Nocturnal/aktif pada malam hari
  2. Vektor virus enchepalitis, filariasis/kaki gajah
  3. Menyukai air yang kotor seperi genangan air, limbah pembuangan mandi, got dan sungai yang penuh sampah
  4. Warna tubuhnya coklat kehitaman

Aedes aegypti

  1. Aktif pada pagi dan sore hari (diurnal)
  2. Vektor penyakit demam berdarah dengue, virus demam kuning (yellow fever) dan chikungunya.
  3. Penyebaran sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia.
  4. Badan dan tungkai bergaris –garis hitam dan putih
  5. Habitat di lingkungan air bersih : bak mandi, tempayan
  6. Telur diletakan pada permukaan air bersih terpisah satu sama lain
  7. Telur tahan terhadap kekeringan selama 1 bulan
  8. Suka beristirahat pada pakaian yg berwarna teduh
  9. Waktu yg diperlukan dr telur-dewasa 14-16 hari

Anopheles sp

  1. Lebih dari 400 spesies Anopheles
  2. Nokturnal
    Pada saat hinggap membentuk sudut  90º
  3. Warna tubunya coklat kehitaman
  4. Berkembang biak di air kotor atau tumpukan sampah
  5.  Vektor penyakit malaria
  6. Sering ditemui di rawa-rawa
  7. Jarak terbang 1,6 -2km
  8. Lebih senang hinggap di taman rumah, area luar, dan terlindung dari matahari dan gelap
  9. Senang berkembang biak di air yg tergenang

Pengendalian Yang Dilakukan Oleh Keraton Alam Indonesia

Metode Spraying

  1. Khusus untuk nyamuk dewasa

    Insektisida yg digunakan dr gol piretroid dan organofosfat: bifentrin, diklorvos, sipermetrin, lamda sihalotrin.

  2. Spray pada tempat persembunyian nyamuk: kolong tempat tidur, kolong meja, tempat yang gelap, semak, dll

  3. Hati2 jgn sampai mengenai suplir, anggrek, bunga sepatu, dll

Metode Fogging

  1. Hanya dilakukan di area luar/out door

  2. Gunakan insektisida dr gol piretroid: protion, deltametrin, sipermetrin.

  3. Khusus nyamuk dewasa

  4. Kurang efektif karena asap cepat hilang

Metode Larvisida

  1. Hanya dilakukan di area luar/out door

  2. Gunakan insektisida dr gol piretroid: protion, deltametrin, sipermetrin.

  3. Khusus nyamuk dewasa

  4. Kurang efektif karena asap cepat hilang

Pengendalian secara fisik-mekanik

  1. Tindakan preventif: lakukan 3 M
  2. Gunakan kawat kasa pada ventilasi
  3. Menghilangkan tempat peristirahatan nyamuk
  4. Menghindari kebiasaan menggantung baju
  5. Mengurangi tempat-tempat yg gelap
  6. IPM merupakan cara tebaik untuk mengendalikan nyamuk