TERMITE CONTROL

PT KERATON ALAM INDONESIA

Rayap

  1. Rayap merupakan serangga berukuran kecil yang hidup dalam kelompok sosial dengan sistem kasta yang berkembang sempurna.
  2. Didalam biosfera, rayap merupakan bagian dari komponen lingkungan biotik yang membantu manusia menjaga keseimbangan alam dengan cara menghancurkan kayu dan mengembalikannya sebagai hara kedalam tanah.
  3. Perubahan kondisi habitat rayap karena aktivitas manusia, potensial merubah status rayap menjadi serangga hama yang merugikan, sehingga saat ini masyarakat mengenal rayap sebagai hama yang menimbulkan kerusakan pada tanaman dan bangunan gedung yang digunakan manusia.
  4. Serangan rayap pada bangunan gedung tidak saja menyebabkan berkurangnya kinerja gedung dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya tapi lebih dari itu menyebabkan kerugian ekonomis yang tidak sedikit.

 

rayap2

Rayap

Serangga Perusak Rayap

  • Seketurunan Rayap selalu hidup dalam kelompok yang disebut koloni dengan pola hidup sosial.
  • Satu koloni terbentuk dari sepasang laron (alate) betina dan jantan yang melakukan kopulasi dan mampu memperoleh habitat yang cocok yaitu bahan berselulosa untuk membentuk sarang utama.

Perilaku Rayap Yang Penting

  1. KRIPTOBIOTIC
    Adalah sikap menyembunyikan diri. Mereka hidup dalam tanah dan bila akan invasi mencari obyek makanan juga menerobos dibagian dalam, bila perlu logam tipis dan tembok ditembusnya dan bila terpaksa berjalan dipermukaan terbuka, mereka membentuk pipa pelindung dari bahan tanah atau humus.
  2. TROPALAKSIS
    Masing-masing individu sekali-kali mengadakan hubungan dalam bentuk menjilat, mencium dan menggosokan anggota tubuhnya satu dengan yang lain.
  3. KANIBALISTIK
    Memakan individu sejenis yang lemah dan sakit.

Rayap Sebagai Hama

  • Perubahan pemanfaatan lahan dari areal perkebunan menjadi daerah pemukiman telah menyebabkan habitat alami rayap terganggu dan rayap mencari sumber makanan baru berupa kayu atau material berselulosa lain yang terdapat pada bangunan gedung.
  • Rayap merupakan jenis serangga yang mudah untuk dijumpai. Selain itu, rayap juga kerap dianggap sebagai hama yang merusak benda yang berada di dalam rumah yang biasanya terbuat dari kayu. Oleh karena itu rayap kerap tidak disukai oleh sebagian orang.

Cara Rayap Menyerang Bangunan

  1. Melalui kayu yang berhubungan langsung dengan tanah.

  2. Masuk melalui retakan pada dinding dan pondasi

  3. Membuat liang-liang kembara diatas permukaan kayu, beton dan pipa.

Teknologi Pengendalian Rayap Di Keraton Alam Indonesia

TEKNOLOGI PENGHALANG KIMIAWI / CHEMICAL BARRIER

  1. Adalah upaya memasukan pestisida anti rayap pada tanah di bawah dan di sekeliling bangunan agar terbentuk penghalang kimia yang memisahkan antara koloni rayap di dalam tanah dengan material lignoselulosa atau kayu di dalam bangunan.
  2. Berdasarkan sifat aplikasinya ada dua teknik perlakuan yaitu : perlakuan pra konstruksi dan perlakuan pasca konstruksi

Perlakuaan Pra Konstruksi

  1. Penyemprotan Pondai (sisikiri, sisi kanan dan dasar galian pondasi)
  2. Penyemprotan Tanah Urugan (Back File)
  3. Pekerjaan ini bersamaan dengan penyemprotan permukaan
  4. Penyemprotan Permukaan lantai kerja sebelum dipelester
  5. Penyemprotan Pondasi
  6. Penyemprotan Lantai
  7. Penyemprotan Kayu

Perlakuaan Pasca Konstruksi

  1. Penyemprotan Pondai (sisikiri, sisi kanan dan dasar galian pondasi)
  2. Penyemprotan Tanah Urugan (Back File)
  3. Pekerjaan ini bersamaan dengan penyemprotan permukaan
  4. Penyemprotan Permukaan lantai kerja sebelum dipelester
  5. Penyemprotan Pondasi
  6. Penyemprotan Lantai
  7. Penyemprotan Kayu

Teknologi Pengumpanan

  • Prinsip teknologi ini adalah memanfaatkan sifat tropalaksis rayap, dimana racun yang dimakan disebarkan ke dalam koloni oleh rayap pekerja. Untuk itu racun harus bekerja secara lambat sehingga rayap pemakan umpan masih sempat kembali ke sarangnya dan menyebarkan racun kepada anggota koloni yang lain.
  • Keuntungan teknologi ini adalah lebih ramah lingkungan, tidak mencemari tanah, memiliki sasaran spesifik, mengeliminasi koloni secara total

Hubungi Kami